Permainan Edukatif Memancing Huruf untuk Proses Pra-Membaca Di Ra Al Falah Darmaraja Sumedang

Authors

  • Wulanda Aditya Azis Wulanda Aditya Azis STKIP Sebelas April Sumedang

Keywords:

Kata Kunci: Permainan Edukatif, memancing huruf

Abstract

Identifikasi masalah  mengenai kemampuan bahasa pada anak  diantaranya  masih belum bisa  mencocokkan huruf yang ditunjukkan guru, masih keliru menyebutkan huruf. dan belum mampu merangkai huruf menjadi kata.  Alternatifnya agar  dapat  memahami dan  hapal huruf  beserta lambangnya maka harus ada  media edukatif yang bisa mempercepat anak hapal huruf yaitu dengan aktivitas memancing huruf.  Penelitiannya di RA Al-Falah Dusun Kamenteng RT  04/06 Desa Cieunteung Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang. Subjek penelitiannya  yaitu 10 anak usia 5-6 tahun di kelompok B yang berada di RA Al-Falah Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang, terdiri dari 5 orang laki-laki dan 5 orang perempuan. Teknik Pengumpulan datanya menggunakan observasi dan unjuk kerja. Indikator  dalam penelitian  ini yaitu untuk melihat  kemampuan anak dalam  menyebutkan huruf  a-z.,  menyebutkan huruf  vokal dan konsonan, menunjukkan huruf vocal,  menunjukkan huruf konsonan.dan menyusun suku kata menjadi kata. Analisis hasil  bahwa kemampuan menyebutkan  huruf a-z  45%,  kemampuan menyebutkan  huruf  vokal dan  konsonan 35%, kemampuan menunjukkan huruf vokal  dan konsonan yaitu   38%, kemampuan menyusun suku kata  43%. Berdasarkan data diatas kemampuan  membaca anak setelah diterapkannya permainan  memancing huruf nilai rata-ratanya menjadi 39%. Tetapi  hasi l ini  masih belum cukup, karena terlihat anak masih merasa kesulitan  dalam menunjukkan huruf vokal dan konsonan.

References

Budiasih. (2001). Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Kelas rendah. Jakarta: Depdikbud.

Depdiknas. (2005). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka. Jakarta

Kamus Besar Bahasa Indonesia. (1995). Jakarta: Balai Pustaka.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2010). Kurikulum taman kanak-kanak, pedoman pengembangan program pembelajaran di taman kanak-kanak. Jakarta: Dirjen Manajememn Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan TK dan SD.

Santrock. (1998). Perkembangan Remaja. Jakarta: Erlangga.

Seefeldt, C., Wasik, B. A. (2008). Penerjemah Pius Nasar. Pendidikan anak usia dini, menyiapkan anak usia tiga, empat, dan lima tahun masuk sekolah. Jakarta: PT Indeks.

Tarigan. (1985). Menyimak Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung : Angkasa

Widuroyekti, Barokah and Sulistiyono, (2014) Model Pengembangan Kemampuan Pra-Membaca-Menulis Berbasis Karakter. Jurnal Pendidikan, 15 (1). pp. 1-11. ISSN 1411-1942. Http//(2001).

Published

2020-11-18