MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN TIKUS SAWAH TAKUT PETANI

Authors

  • Erna STKIP Sebelas April Sumedang

Keywords:

Permainan Modifikasi Tikus Sawah Takut Petani, Kemampuan Motorik Kasar Anak

Abstract

Pendidikan anak usia dini berupaya untuk menciptakan lingkungan dan memberikan yang terbaik bagi perkembangan berbagai potensi anak. Upaya yang dilakukan antara lain dengan menyajikan kegiatan belajar sambil bermain, melalui berbagai jenis permainan. Aspek perkembangan kognitif, bahasa, nilai agama, moral, fisik motorik, sosial emosional dan kemandirian, serta seni merupakan enam aspek perkembangan yang harus dikembangkan dalam pendidikan anak usia dini. Fisik motorik merupakan salah satu aspek perkembangan yang harus dikembangkan dalam pendidikan anak usia dini karena untuk mencapai kematangan motorik anak memerlukan rangsangan agar anak memiliki keterampilan motorik. Perkembangan kemampuan motorik kasar merupakan bagian dari pengembangan fisik motorik pada anak usia dini. Untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar anak, guru dapat menggunakan berbagai permainan dalam pembelajaran. Permainan modifikasi tikus sawah takut petani merupakan salah satu permainan modifikasi untuk mengembangkan motorik kasar anak.

Tujuan Permainan ini untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini pada masa bermainnya. Pada dasarnya anak usia dini mulai mengembangkan dirinya melalui bermain dan permainan yang mempergunakan seluruh anggota tubuh dan inderanya yang dilakukan di lingkungan sekitar anak, disanalah anak belajar segala sesuatu yang berpengaruh terhadap seluruh kemampuan yang dimilikinya.Permainan ini juga bisa dimanfaatkan sebagai cara mengisi waktu luang anak dan guru di sekolah misalnya ketika pembelajaran tema-tema di sekolah sudah habis. Pada dasarnya permainan ini dilakukan sebagai kegiatan menyenangkan bagi anak agar anak dapat mengembangkan dirinya. Manfaatnya masa bermain anak dapat diisi dengan kegiatan bermain yang memberikan banyak pengetahuan dan pengalaman baru bagi anak. Juga dengan melakukan permainan ini anak dapat terlatih untuk memecahkan masalah, belajar bersosialisasi dalam membina hubungan dengan orang lain, memperbanyak pembendaharaan kata, dan melatih emosi agar menjadi pribadi yang sabar, kerja keras, tekun dan jujur.

References

Asmawati, L. (2014). Perencanaan Pembelajaran PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Barbara, A.W. dan Seefeldt, C. (2008). Pendidikan Anak Usia Dini Menyiapkan Anak Usia 3, 4 dan 5 Tahun untuk Masuk Sekolah. Jakarta: Indeks.

Daryanto. dan Darmiatun, S. (2013). Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Gava Media.

Decaprio, R. (2013). Aplikasi Teori Pembelajaran Motorik di Sekolah. Jogjakarta: Diva Press.

Desmita. (2012). Psikologi Perkembangan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Dienstmann, R. (2013). Permainan untuk Latihan Motorik. Bandung: Pakar Raya.

Dimyati, J. (2013). Metodologi Penelitian Pendidikan dan Aplikasinya pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jakarta: Kencana.

Elizabeth, B. (2013). Perkembangan Anak (Edisi Keenam). Jakarta: Erlangga.

Gunawan, H. (2014). Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasi. Bandung: Alfabeta.

Mulyasa, H.E. (2012). Manajemen PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Najib, M., Wiyani, N.A., dan Sholichin. (2016). Manajemen Strategik Pendidikan Karakter Bagi Anak Usia Dini. Yogyakarta: Gava Media.

Rismawati. (2012). Menstimulasi Perkembangan Otak dengan Permainan untuk Anak Usia 0-12 Tahun. Yogyakarta: Pedagogia.

Rodiah, I. (2016). Penilaian Pembelajaran PAUD. Bandung: Cahaya Ilmu.

Roostin, E. (2016). Bermain dan Permainan Tradisional (Modern dan Modifikasi) Untuk Anak Usia Dini. Sumedang: CV Vuri Creative.

Santi, D. (2009). Pendidikan Anak Usia Dini Antara Teori dan Praktik. Jakarta: PT Indeks.

Santoso, S. dan Ranti, A.L. (2009). Kesehatan dan Gizi. Jakarta: Rineka Cipta.

Sujiono, Y.N. (2013). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Indeks.

Wiyani, N.A. (2015). Manajemen PAUD Bermutu Konsep dan Praktik MMT di KB, TK/RA. Yogyakarta: Gava Media.

Published

2017-08-22