PENGGUNAAN PENDEKATAN BERMAIN SEBAGAI CARA PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DI SEKOLAH DASAR

Authors

  • Rana STKIP Sebelas April Sumedang

Keywords:

Bermain, Kreativitas, Pendidikan Jasmani

Abstract

Bermain, adalah suatu pendekatan pembelajaran jasmani yang dapat diberikan di segala jenjang pendidikan baik dari jenjang kelompok bermain (Kober) sampai pembelajaran pendidikan jasmani di tingkat Universitas. Pendekatan bermain ini diaplikasikan dalam pembelajaran pendidikan jasmani di Sekolah Dasar. Pada penelitian ini dikaji bagaimana pembelajaran pendidikan jasmani dapat mengembangkan kreativitas gerak dan daya analisis anak ketika proses pembelajaran berlangsung. Dari hasil kajian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pendekatan bermain memiliki nilai kesempatan untuk mengekspresikan sesuatu yang anak rasakan dan pikirkan. Dengan bermain, anak sebenarnya sedang mempraktekkan keterampilan dan anak mendapatkan kepuasan dalam bermain, yang berarti mengembangkan dirinya sendiri. Dalam bermain, anak dapat mengembangkan otot kasar dan halus, meningkatkan penalaran, dan memahami keberadaan lingkungannya, membentuk daya imajinasi, daya fantasi, dan kreativitas.

References

Agus Mahendra. (2003). Falsafah Pendidikan Jasmani. Jakarta : Direktorat Pendidikan Luar. Biasa.

James A.Baley dan David A.Field (dalam Freeman, 2001)

National Council for Curriculum and Assessment (2007). Children’s early learning and development. a background paper

Rusli Lutan. (2002). Olahraga dan Etika Fair Play. Jakarta: Depdiknas.

Mulyadi. 2007. Mengembangkan Kreativitas Anak Melalui Bermain. Surakarta:UMS

Sukintaka. Dkk (1979). Permainan dan Metodik Buku I. Depdikbud

Thornburg HD. (1982). Development in Adolescence. California: Brooks/ Cole

Published

2017-08-22