MEMBANGUN KARAKTER SISWA SEBAGAI KONTRIBUSI TERHADAP KARAKTER BANGSA MELALUI PENDEKATAN PSIKOLOGIS

Authors

  • Arifin STKIP Sebelas April Sumedang

Keywords:

Karakter, Psikologis

Abstract

Pada saat ini kita sering melihat anak didik kita yang tidak punya sopan santun, suka tawuran, hobi begadang dan kebut-kebutan di jalan. Itu jenis kenakalan remaja yang umum, jenis kenakalan remaja yang lain senang berbohong, bolos sekolah, mencuri, berjudi bahkan aborsi. Masalah semakin banyak mulai dari masalah kurang kerja sama, lebih suka mementingkan diri sendiri, golongan atau partai, sampai kepada bangsa yang sarat dengan korupsi, kolusi dan nepotisme. Selama ini bimbingan karakter sudah ada di sekolah seperti bimbingan konseling, tetapi itu bervariasi. Di sekolah guru BP tidak bisa meraih semua karena dalam kenyataanya guru BP hanya membimbing siswa yang terkena masalah dan siswa yang lain seolah terbebas dari masalah, Keberadaan guru BP sendiri kadang dirangkap oleh guru mata pelajaran. Akhirnya, konsep pendidikan karakter di sekolah tidak pernah bisa optimal. Menurut Mochtar Buchori (2007), pendidikan karakter seharusnya membawa peserta didik ke pengenalan nilai secara kognitif, penghayatan nilai secara afektif, dan akhirnya ke pengamalan nilai secara nyata. Pendidikan karakter bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta didik secara utuh, terpadu, dan seimbang, sesuai standar kompetensi lulusan. Melalui pendidikan karakter diharapkan peserta didik mampu secara mandiri meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya, mengkaji dan menginternalisasi serta mempersonalisasi nilai-nilai karakter dan akhlak mulia sehingga terwujud dalam perilaku sehari-hari.

References

A, Craig. Effect Of Violent Video Games On Aggressive Behavior, Aggressive Cognitiom, Aggressive Affect, Physiological Arousal, And Prososial Behavior. American Psychologycal Society 2001, (353-359).

Baron, R.A., dan Byrne D.B. (1994). Social Psychology. Under Standing Human Interaction. Boston: Allyn & Bacon.

Brent, M. Low Self Esteem is related to Aggression, Anti Social Behavior, and Delinquency. Research Article. American Psychological Society 2005, (328-335).

Bringham, J.C., Social Psychology. New York: Harper colligns. Publishers Inc.

Diekmann, Andreas. Social Status and Aggression. The Journal of Social Psichology 1996, 136(6), (761-768).

Prabowo, H. (1998). “Seri Diktat Kuliah : Pengantar Psikologi Lingkungan”. Depok : Fakultas Psikologi, Universitas Gunadarma.

Sarwono, S.W. (2002). “Psikologi Sosial (Individu dan Teori- teori Psikologi Sosial)”. Jakarta : Balai Pustaka.

Watson, D.L. (1994). Social Psychology. Science and Aplication. Illinois: Scott and Foresmanand Co.

Published

2017-02-21