PROFIL KEMAMPUAN LITERASI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR KELAS 4 & 5 DALAM RANGKA GERAKAN LITERASI SEKOLAH

Authors

  • Rokayah STKIP Sebelas April Sumedang

Keywords:

Literasi Tulis, Literasi Oral/Lisan, Literasi IPS

Abstract

Kemampuan literasi ilmu pengetahuan sosial melalui telaahan bahasa tulis dan bahasa lisan (oral) merupakan sisi penting dalam rangka implementasi gerakan literasi sekolah. Gambaran kemampuan literasi ini ditujukan untuk mendapatkan profil kemampuan literasi tulis dan oral/lisan materi IPS peserta didik kelas IV dan V Sekolah Dasar. Metode penelitian ini kuasi eksperimen, yaitu mendeskripsikan profil variabel literasi tulis dan oral pada materi IPS. Instrumen yang digunakan berupa wacana bahan ajar IPS kelas 4 dan 5, tes kinerja daya serap wacana, dan pedoman tes literasi oral/lisan (konsep, proses, konteks, dan sikap). Sampel penelitian yang digunakan adalah para peserta didik kelas IV dan V SD Tulus Kartika Kota Bandung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) adanya kecenderungan kemampuan literasi tulis lebih baik dibandingkan literasi oral pada materi IPS dan (2) adanya kecenderungan kemampuan literasi kelas V lebih tinggi dibanding dengan kemampuan literasi kelas IV. Kata kunci: literasi tulis, literasi oral/lisan, dan literasi IPS.

References

Asmar, Ali. (2009). Sebuah disain Untuk Pendidikan Sosial di Dalam Kurikulum Terbuka. Jurnal Guru, No. 2 Vol 6.

Arnot. (2009). Incorporating Gender Injustices Into Global Citizenship Education. Education, Citizenship, Social Justice, Vol. 117 no 32.

Ball, D., and Cohen, D. (1999). Developing practice, developing practitioners: Toward a practice-based theory of professional education. In Linda Darling-Hammond & Garry Sykes (Eds). Teaching as the learning profession. San Francisco: Jossey-Bass

Banks, James A. (2010). Multicultural Education. USA: RRD Crawfordsville.

Benninga, Jacques S. Moral, Character, and Civic Education in the Elementary School.Teacher College, Columbia University: New York and London.

Cohen D. K. & Hill, H.C. (2000) Instructional policy and classroom performance: The mathematics reform in California. Teachers College Record 102, 296-345.

Jack, F. (1997). Helping Students Think and Value Strategies for Teaching the Sosial Studies. Englewoodcliffs; New Jersey, Prentices Hall, Inc.

Maryani, Enok. (2012). Kecerdasan Ruang Dalam Pembelajaran Geografi. Bandung: UPI

Maryani, E. Syamsudin, H. (2009). Pengembangan Program Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Kompetensi Keterampilan Sosial. Jurnal Penelitian. Vol 9 No. 1

Miller, Richad, Fielding. (1980). Models Of Moral Education. New York: Longmann.

Ormrod, Jeanne Ellis. (2008). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Erlangga.

Rachmawati N, dkk, (2013). Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPS terpadu Berbasis Outdoor Leraning. Journal of Primary educational. Vol. 2 pp 77

Salkind. Neil J.(2009). Teori-teori perkembangan Manusia. Nusa Media: Bandung.

Sanjaya, Wina. (2009). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sapriya.(2009). Pendidikan IPS, Konsep dan Pembelajaran. Bandung: Rosda karya

Sidhu. (2005). Building a global schoolhouse: International Education in Singapore. Australian Journal of Education, Vol. 46 No. 65

Sukmadinata, Nana Syaodih. (2011). Pengembangan Kurikulum. Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Wahab, abdul azis & Sapriya.(2012). Teori & Landasan Pendidikn Kewarganegaraan. Bandung: Alfabetha

Van Cleaf, David W (1991. Action In Elementary Sosial Studies. Massachusetts: A Division of Simon& Schuter Inc.

Published

2017-02-21