KESIAPAN GURU PADA PROSES BELAJAR MENGAJAR ANAK USIA DINI DENGAN BERBASIS TIK (TEKNOLOGI INFORMASI KOMPUTER)

Authors

  • Wulanda STKIP Sebelas April Sumedang

Keywords:

Kesiapan, TIK, Belajar

Abstract

Di jaman modern sekarang ini, seorang guru dituntut untuk mempunyai keterampilan yang memadai pada aspek teknologi untuk bisa sejalan dengan perkembangan jaman yang semakin pesat. Sebagai media belajar, komputer memiliki keunggulan dalam hal interaksi serta dalam proses belajar akan melahirkan suasana yang menyenangkan bagi anak. Gambar dan suara yang muncul juga membuat anak tidak cepat bosan sehingga dapat merangsang anak untuk menggali rasa ingin tahunya. Mengenalkan komputer pada anak, sangat tergantung pada kesiapan orangtua terutama guru dan lembaga sekolah dalam menyediakan perangkat komputer beserta rencana pembelajarannya. Untuk pembelajaran berbasis komputer, memerlukan keterampilan yang memadai pada diri seorang guru tentang bagaimana menggunakan perangkat tersebut. Penolakan untuk berubah, dari lembaga sekolah dan guru merupakan hal yang masih wajar mengingat kompetensi berbasis komputer masih rendah melek teknologi, dengan pentingnya peningkatan kompetensi TIK (Teknologi Informasi Komputer) bagi guru anak usia dini, menetapkan rancangan langkah-langkah kegiatan berbasis komputer, serta cara meminimalisir ketidaksiapan penguasaan TIK bagi guru anak usia dini, sehingga ketidaksiapan guru untuk memanfaatkan komputer dalam proses belajar mengajar anak usia dini dapat diminimalisir.

References

Akhmadi, I. (2014). Pengembangan dan Model Pembelajaran Tematik Integratif. Jakarta: PT Prestasi Pustaka.

Al Firdausi, F. Z. (2013). Aplikasi Sistem Pembelajaran dalam Mengenal Huruf untuk Taman Kanak-kanak Tingkat 0 Kecil dengan Metode Computer Aided Instruction (cai). Pelita informatika budi darma, volume : v, nomor: 2, desember 2013 ssn : 2301-9425.

Gray, T & Lewis., et al. (2010). Teachers’ use of educational technology in US public Schools: 2009 (NCES 2010-040). Washington, DC: National Center for Education Statistics, Institute for Education Sciences, U.S. Department of Education. Retrieved from http://nces.ed.gov/pubs2010/2010040.pdf Accessed 30.01.13.

Hill, S. (2004). Mapping multiliteracies: Children of the new millennium. Adelaide,: Department of Education and Children’s Services, and the University of South Australia.

Miarso, J. (1986). Definisi Teknologi Pendidikan. Jakarta: Rajawali.

Munir. (2013). Multimedia Konsep dan Aplikasi Dalam Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Nasution. (1987). Teknologi Pendidikan. Bandung: Jemmars.

New Zealand Council for Educational Research. (2004). The role and potential of ICT in early childhood education: A review of New Zealand and international literature. Wellington, New Zealand.

Nusir., et al. (2011). Designing an Interactive Multimedia Learning System for the Children of Primary Schools in Jordan, IEEE Global Engineering Education Conference (EDUCON). April 4-6, Amman, Jordan. International Journal of Computer Graphics & Animation (IJCGA) Vol.4, No.4, October 2014

Suyanto, S. (2005). Dasar-dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Hikayat Publishing

Trimurtini. (2009). Implementasi Model Cooperative Learning Berbantuan Komputer Dalam Pembelajaran Pendidikan Matematika Pada Mahasiswa PGSD. Jurnal kependidikan Volume 39, nomor 2, november 2009, hal. 119-128 .

Vockley, M., & Lang, J. (2011). Deepening connections: Teachers increasingly rely on media and technology.Washington, DC: PBS. Bethesda, MD: Grunwald Assocites, LLC http://www.grunwald.com/pdfs/PBS-Grunwald_2011_Annual_ed_Tech_Study.pdf accaessed 04.05.14.

Wartella, E., et al. (2013). Technology in early education: Findings from a survey of early childhood educators. Report for the Fred

Published

2018-08-07